Berita >> Gaya Hidup >> Pariwisata
|
|
Ekskavasi Candi Terhambat Dana
BERITA - pariwisata.infogue.com -
Padang, - Kelanjutan ekskavasi situs Candi Pulau Sawah di Kecamatan Sitiung, Kabupaten Dharmasraya, Sumatera Barat, terancam gagal karena pelaksanaan anggaran harus melewati proses kontrak. Padahal, situs yang diduga berasal dari zaman Kerajaan Malayu abad XIII-XIV itu baru terungkap sebagian kecil.
Kepala Seksi Pelestarian dan Pemanfaatan Balai Pelestarian Peninggalan Purbakala (BP3) Batusangkar Budi Istiawan, Minggu (6/7), mengatakan, tahun-tahun lalu pihaknya bisa langsung mengerjakan ekskavasi situs. Sekarang, ekskavasi situs harus melewati sistem kontrak. Sementara itu, belum ada perusahaan yang sanggup melakukan pekerjaan ekskavasi tersebut.
Kami tengah mengusahakan agar ekskavasi situs tahun ini bisa dikerjakan dengan metode seperti tahun-tahun silam. Kalau upaya ini gagal, kemungkinan tahun ini tidak akan ada ekskavasi, tutur Budi.
Candi Pulau Sawah adalah salah satu situs di tepi Sungai Batanghari. Candi yang bernuansa Hindu/Buddha ini merupakan satu dari sederet situs yang diperkirakan dibangun saat pusat pemerintahan Kerajaan Malayu pindah ke hulu Batanghari. Candi Pulau Sawah ini terletak di sebuah daratan yang berbentuk bukit. Sebelum diketahui adanya situs, bukit itu dipakai masyarakat setempat untuk bercocok tanam.
Sejak 1990
Ekskavasi Candi Pulau Sawah sudah dimulai awal tahun 1990-an dan hingga kini belum selesai. Tahun 2008, BP3 Batusangkar merencanakan untuk membuka struktur bangunan yang masih tertimbun tanah. Selain itu, para arkeolog berencana mencari permukaan lama ketika candi itu masih berfungsi pada zaman Kerajaan Malayu.
Kelanjutan ekskavasi, menurut Budi, harus segera dilakukan karena bila terlalu lama didiamkan, bangunan yang sudah berhasil digali bisa dirusak oleh hewan liar yang masih ada di sekitar situs. Akibatnya, posisi situs bisa berubah.
Peninggalan bersejarah
Sejumlah patung juga ditemukan di sekitar situs dan tertutup tanah. Dalam Pekan Budaya 2008 di Museum Adityawarman, Padang, dipamerkan enam benda yang ditemukan di Pulau Sawah.
Keenam benda yang ditemukan di Pulau Sawah lain arca, lapik arca, patung Shiwa bertangan tiga pasang, patung Buddha, serta dua penyangga cermin. Ketiga arca itu berukuran sekitar 20 sentimeter.
Tahun 2006/2007, BP3 Batusangkar juga menemukan satu arca batu berbentuk tangan seukuran lengan orang dewasa. Budi mengatakan, bagian lengan tersebut diperkirakan sengaja dipotong karena ada bekas potongan benda tajam. (ART)
sumber: kmps Lihat Sumbernya
|
|
|
|